inspirasinema

Inspiring Movies of All-Time

King Kong (2005)

Negara: Amerika Serikat
Tahun: 2005
Sutradara: Peter Jackson
Pemain: Naomi Watts, Jack Black, Adrien Broody
Durasi: 187 menit

King Kong (2005) merupakan remake dari film King Kong (1933) dan King Kong (1976). Film ini disutradarai oleh sutradara besar yang telah sukses menjabarkan novel ke bentuk tayangan audio visual yang menakjubkan, yaitu Trilogi The Lord of The Ring. Siapa lagi kalo bukan Peter Jackson.

Pada awal tahun 1930-an, Carl Denham (Jack Black) adalah pembuat film dan petualang pemberani yang amat terkenal karena mendokumentasikan gambar satwa liar dan di daerah rimba yang terpencil dan berbahaya, meskipun pihak studio keberatan untuk mendanainya. Denham berencana untuk membuat film berikutnya  dengan menaiki sebuah kapal untuk menuju Pulau Tengkorak (Skull Island), sebuah pulau yang belum terpetakan yang dia temukan di sebuah peta langka, yang mana pulau itu akan menjadi lokasi syutingnya. Dengan meyakinkan para kru dan pemain film untuk menaiki kapal, Denham mengatakan bahwa mereka akan mengambil lokasi syuting di Singapura. Namun sebelum berlayar, sang aktris utama mundur dari proyek film tersebut. Memerlukan seorang aktris cantik yang bersedia mengambil resiko, Denham menemukan Ann Darrow (Naomi Watts), si cantik yang pernah bekerja di panggung pertunjukan yang telah pailit. Denham menawarkan peran tersebut dan Ann menerimanya.

Sesampainya di atas kapal, Ann bertemu dengan Jack Driscoll, si penulis drama yang amat dia puja karyanya.  Jack ikut dengan kapal menuju ke Pulau Tengkorak selain karena dijebak oleh Denham, dia juga merupakan penulis naskah dari film epik yang akan dibuat oleh Denham.

Ketika Denham dan kawan-kawan tiba di Pulau Tengkorak, penduduk pribumi yang buas menyerang mereka, tapi itu hanyalah sedikit masalah yang mereka hadapi. Pulau Tengkorak adalah sebuah tempat perlindungan bagi kehidupan prasejarah yang mana dihuni oleh banyak dinosaurus dan seekor makhluk buas lain bernama Kong, seekor gorila dengan tinggi 25 kaki yang lebih kuat dari makhluk apa pun yang ada di Bumi. Penduduk pribumi lalu menculik Ann, memberikannya pada Kong sebagai tumbal untuk memenuhi kebutuhan si Kong. Denham dan para krunya pergi mencari dan menyelamatkan Ann, bersama dengan Jack Driscoll yang bertekad untuk menyelamatkan wanita yang dicintainya.

Bruce Baxter: I’m just an actor with a gun who’s lost his motivation.

Akhirnya, Driscoll berhasil menemukan Ann dan Denham mengelabuhi Kong dan menangkap kemudian  membawa makhluk raksasa itu ke New York untuk ditampilkan ke khalayak ramai sebagai hiburan untuk mencari keuntungan. Tapi Kong memiliki ikatan dengan Ann Darrow. Dalam pencariannya terhadap Ann, kota New York pun menjadi sasaran amuk kemarahan Kong.

Ann Darrow: Beautiful.

Sebuah kepuasan tersendiri menyaksikan film creature fiksi berbalut romansa yang begitu menakjubkan. Saya dimanjakan oleh visualisasi yang amat menyejukkan mata. Mulai dari setting dunia teater, kota, hingga hutan menampilkan keajaiban setting film yang amat mengagumkan. Suasana kota saat malam begitu seksi dan suasana sunset di hutan dan kota terlihat begitu eksotisnya. Bintang utama film ini, King Kong, sangat amazing sekali, mengingat ini adalah creature, namun bagaikan hidup. Dengan raut wajah dan mimik muka yang diperhatikan detil, King Kong terlihat begitu hidup di film ini. Malah binatang-binatang raksasa yang lain kelihatan sekali merupakan efek komputer.

Carl Denham: Ladies and Gentlemen… I give you… KONG! THE EIGHTH WONDER OF THE WORLD!

Selain indah dan menakjubkan film ini juga terkesan romantis. Bagaimana mungkin seekor binatang buas jatuh cinta pada kecantikan wanita? Adalah Naomi Watts yang berperan sebagai Ann Darrow tampil sangat enerjik dan seksi di film ini. Interaksi antara dia dan King Kong terkesan ajaib. Dia mampu berakting bagus di film ini dan sangat cocok memerankan Ann Darrow. Jack Black, bintang lain film ini yang sangat cemerlang aktingnya sebagai seseorang yang sangat berambisi pada pekerjaannya.

Kalo diperhatikan, setting film ini ada di Indonesia. Banyak tanda-tanda ke-Indonesia-annya, seperti dialog yang menyebutkan Sumatra dan Jeruk Bali, kapal yang bertuliskan Surabaya, peti yang bertuliskan Kalimantan, dan sebagainya.

Menyaksikan film ini tak harus berpikir berat seperti film-film yang sudah saya bahas. King Kong adalah film ringan dengan visualisasi indah. Film mainstream yang kelewat bagus dan merupakan remake yang kualitasnya hampir setara dengan film aslinya. (Review by Achmad Muchtar).

2 responses to “King Kong (2005)

  1. raska Juli 9, 2013 pukul 20:00

    Aqu gk suka akhir ceritanya,,
    sangat menyakitkan hati, aku ingin menangis,
    where? Is this dead of kingkong,
    i’m sick,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: