inspirasinema

Inspiring Movies of All-Time

Finding Nemo (2003)

Negara: Amerika Serikat
Tahun: 2003
Sutradara: Andrew Stanton, Lee Unkrich
Pemain: Albert Brooks, Ellen DeGeneres and Alexander Gould
Durasi: 100 menit
71% of the Earth’s surface is covered by water. That’s a lot of space to find one fish.
Film anak-anak memang beragam dan banyak jenisnya. Tapi ada salah satu film anak-anak yang wajib ditonton oleh semua anggota keluarga. Finding Nemo, di film ini ada kandungan nilai moral yang ditujukan bagi anak maupun orang tua. Jarang ada film animasi yang cocok ditonton semua anggota keluarga seperti ini. Ini adalah sebuah film animasi grafik komputer buatan Amerika Serikat yang meraih penghargaan Academy Award. Pengisi suaranya antara lain Albert Brooks, Ellen DeGeneres, Alexander Gould, Willem Dafoe, dan masih banyak lagi. Sutradaranya ialah Andrew Stanton.
Marlin: You know what? I was right. We’ll start school in a year or two.
Nemo: No, Dad! Just because you’re scared of the ocean…
Marlin: Clearly, you’re not ready, and you’re not coming back until you are. You think you can do these things, but you just can’t, Nemo!
Nemo: [pause, mutters] I hate you.
Film ini dibuka dengan kisah yang menharukan, Marlin (Albert Brooks) dan Coral tengah bersukacita setelah mereka pindah ke rumah barunya. Sayangnya, Coral dan telurnya semua dilahap oleh seekor ikan barracuda. Marlin sendiri gagal melindungi Coral dan anak-anaknya. Setelah serangan itu berlalu, yang tersisa tinggallah satu telur Marlin yang cacat. Melihat itu, Marlin memberi telur tersebut nama Nemo, dan berjanji akan melindungi Nemo dengan segenap upayanya.
Dory: Hey there, Mr. Grumpy Gills. When life gets you down do you wanna know what you’ve gotta do?
Marlin: No I don’t wanna know.
Dory: [singing] Just keep swimming. Just keep swimming. Just keep swimming, swimming, swimming. What do we do? We swim, swim.
Marlin: Dory, no singing.
Dory: [continuing] Ha, ha, ha, ha, ho. I love to swim. When you want to swim you want to swim.
Marlin: Now I’m stuck with that song… Now it’s in my head.
Dory: Sorry.
Beberapa tahun kemudian, Nemo (Alexander Gould) memulai hari-harinya di sekolah walaupun Marlin – yang kini menjadiseorang ayah overprotektif . Jengkel dengan sang ayah, Nemo nekat untuk berenang ke perairan terbuka, hendak membuktikan bahwa tidak ada bahaya seperti yang ditakutkan oleh sang ayah. Ironis bagi Nemo, ia kemudian ditangkap oleh seorang seorang penyelam. Marlin yang sudah berusaha mati-matian mengejar tetap gagal.
Marlin: Hey. Guess what?
Nemo: What?
Marlin: Sea turtles? I met one, and he was a hundred and fifty years old.
Nemo: Hundred and fifty?
Marlin: Yup.
Nemo: Oh. ‘Cause Sandy Plankton said that they only live to be a hundred.
Marlin: Sandy Plankton? You think I would travel the whole ocean and not know as much as Sandy Plankton? He was a hundred and fifty, not a hundred.
Marlin tentu saja tidak putus asa begitu saja. Ia terus berusaha mencari bagaimana menemukan Nemo. Dalam perjalanannya ia bertemu dengan Dory (Ellen DeGeneres), seekor ikan yang suka lupa ingatan mendadak. Dua ikan ini pun memulai perjalanan mereka untuk mencari Nemo. Tapi lautan adalah tempat yang begitu luas, bisakah Marlin menemukan Nemo?
Nemo: [swims up quickly to Marlin, giving him a hug] Love you, Dad.

Jika Anda menonton film ini dengan sungguh-sungguh, ekspresi wajah Nemo dapat menyentuh hati. Sama juga dengan Marlin dan Dory. Pun juga animasi para anak kura-kura yang lucu dan menghibur. Ceritanya memang lumayan sederhana akan tetapi puncak endingnya lah yang menarik. Apalagi kisah heroik Marlin yang tanpa menyerah mengarungi lautan demi menemukan satu-satunya anak yang sangat dicintainya. Juga aksi Nemo yang berusaha kabur dari aquarium terbilang menegangkan. Karakter-karakternya pun berhasil diciptakan dengan bagus, sehingga jauh dari kesan membosankan. Film ini diperpadat dengan nilai pelajaran untuk anak dan orang tua tanpa membodohi penontonnya. Disempurnakan dengan animasi nomor satu suasana bawah laut yang menawan dan indah. Ini adalah film animasi dasar laut terbaik sepanjang masa. (Review by Achmad Muchtar)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: