inspirasinema

Inspiring Movies of All-Time

Lust, Caution (2007)

Judul Asli: Se Jie
Negara: Taiwan, China
Sutradara: Ang Lee
Pemain: Tony Leung, Wei Tang, Joan Chen
Durasi: 157 menit

Sutradara Asia peraih Oscar, Ang Lee membuat film drama spionase nan erotis berlatar pendudukan Jepang di China. Ang Lee sendiri merupakan sutradara yang terkenal lewat karyanya yang dipuji kritikus film seperti film martial arts Crouching Tiger, Hidden Dragon dan film koboi homoseksual Brokeback Mountain. Ang Lee pun pernah menyutradarai film superhero Marvel yaitu Hulk, untuk seorang Asia hal ini sangatlah hebat.

Frustrasi dalam upayanya untuk membunuh Yee, seorang pejabat penting dalam pemerintahan Jepang, Old Wu, yang telah kehilangan istri dan dua anak serta dua wanita yang mencoba untuk merayu Yee, sekarang merekrut Kuang, Mai Tai Tai, dan rombongan siswa drama dari Universitas Hong Kong yang juga belum bisa membunuh yee. Mai Tai Tai dipilih untuk menyamar sebagai istri Mak, berteman dengan istri Yee dan teman perempuannya, agar kemudian menjadi teman Yee. Meskipun kedua bersama-sama, mereka akhirnya berjalan secara terpisah, hanya untuk bertemu kembali empat tahun kemudian. Kali ini Mai siap untuk menjebak Yee di Chandni Chowk Jewellewa yang dimiliki oleh seorang pria India bernama Khalid Saiduddin. Pertanyaanya, akankah dia dan rombonganya berhasil?

Lust, Caution adalah film drama yang indah sinematografinya. Setting Perang Dunia II dan China masa lampau mampu tersaji dengan begitu indahnya. Suasana gonjang-ganjing China juga tergambar begitu komplikatif. Kisah persahabatan, cinta, spionase hingga perselingkuhan membaur dengan indahnya di film ini. Walaupun porsi perselingkuhan untuk penjebakan yang menjadi fokus utama dalam film ini namun porsi persahabatan juga kental di awal film. Hingga adegan seks nan indah menjadi daya tarik utama Lust, Caution ini.

Ang Lee memang piawai menyajikan suasana panas dalam beberapa adegan sensualnya. Ada beberapa adegan yang menarik di sini, seperti para wanita yang selalu bermain Mahjong dan juga gerak-gerik para pemainnya yang gagah dan anggun. Setting China masa pendudukan Jepang dengan sinematografi indah juga cukup membekas, suasana perkotaan lengkap dengan orang-orang ramai di jalanan juga terlihat keren. Film ini dapat mengajarkan pada kita akan konsistensitas pada rencana yang akan dilakukan hingga tidak terjebak oleh cinta.

Cinta memang dapat membutakan seseorang. Siapa pun dapat merana dibuatnya. Maka jangan pernah bermain-main dengan cinta. To kill the enemy, she would have to capture his heart….and break her own. (Review by Achmad Muchtar)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: